Mikha yang melihat Septa bolak-balik ke kamar mandi merasah kesal pada Derby.
"Lo kasih makan apaan tuh Septa sampai kaya gitu."Kata Mikha pada Derby.
":Aku ngga kasih apa-apa cuma aku kasih nasi goreng yang udah 5 hari dimobil."Kata Derby membuat Mikha dan Irwansyah kaget tahu apa yang sebenarnya.
" Lo ini ngga berubah ya Der, dulu waktu gue suka sama lo apa lo cuma bilang gue ngga bisa jawab , apa karena dulu penampilang gue tomboy terus belum bisa dandan. ngga penting banget ya nilai orang dari fisiknya."Kata Mikha marah atas kelakuan Derby saat ini pada Septa.
"Jangan mentang-mentang Septa tuh ngga cantik, norak ,nyebelin kampungan dan dandanannya ngga banget lo bisa seenaknya ngerjain Septa kayak gitu inget dia juga manusia."Tambah Irwansyah yang tak sadar kalau kata-katanya terdengar Septa yang berada dibelakangnya , mendengar hal itu Septa menangis dan langsung berlari ke kamar mandi membuat Derby mengejarnya .
"Septa please buka pintunya ."Kata Derby sambil mengetuk pintu kamar mandi.
" Kamu gila apa orang lagi mules-mules gini suruh buka pintu, aku lagi BAB."Teriak Septa dengan suara ingin menangis.
" Bohong pasti lo lagi nangis kan, nangis itu jangan di kamar mandi ngga asyik."Kata Derby membuat Septa ketahuan kalau dia bohong .
"Ya terus dimana di pundak kamu gitu ih ngga banget."Kata Septa yang sudah keluar dari kamar mandi lalu beralih ke kamarnya tetap diikuti Derby.
" Septa buku dong pintunya."Pinta Derby
" Aku mau sendiri."Teriak Septa
" Ya udah gue minta maaf untuk hari ini hari yang cukup indah tapi soon gue bakal bikin lebih indah lagi,"Kata Derby membuat Septa heran mendengarnya.
" Apaan indah , indah apanya sih dikatain sama Irwansyah dan dikerjain Derby dibilang hari yang cukup indah."Pikir Septa sambil memeluk erat bantalnya .
cerita cinta versi aku
Sabtu, 05 Januari 2013
Kamis, 03 Januari 2013
Jenuh Jadi Jomblo *3* ~Dia~
cinta sebuah anugrah dari Tuhan yang diberikan kepada siapapun tanpa memilih siapa yang dapat merasakan, cinta bisa terbalas dan artinya saling atau tidak..
cinta berjuta rasanya..cinta itu luas bisa diberikan kepada siapa saja..
"Ngapain sih orang ini kesini '' ucap Septa ketika melihat Derby dan Mikha sedang asyik berincang-bincang di ruang tamu, membuat Derby yang ceria menjadi muram.
" Kalau lo benci bisa nggak ?, ngga usah diketarain."Kata Derby yang sedikit marah.
" Biarin aja ,suka-suka."Kata Septa yang berjalan kearah luar rumah , diiringi bantal kursi tamu yang melayang ke kepalanya membuat kepalanya berasap pertanda ingin kebakaran ,wajahnya yang semula ceria menjadi seperti monster yang ingin menyantap mangsanya
"Derbyyyyyyyyyyyyyyyyyy."Teriak Septa berbalik lalu menghampiri Derby dengan wajah penuh rasa marah.
Derby yang duduk disofa hanya diam melihat Septa seperti orang gila mengacak-acak bantal kursi.
" Gue ngga suka ada orang yang usik kepala gue." Kata Septa sambil menjitak kepala Derby dan beruntung dipisahkan Mikha,melihat Septa yang stress lalu Mikha mengajaknya ke kamarnya dan menutup serta mengunci pintu kamarnya agar Septa tak bisa keluar selama masih ada Derby.
"Udah aman deh."Kata Mikha lega lalu kembali ke ruang tamu menemui Derby yang sedang kesal-kesalnya.
"Udah tenang aja dia udah diamanin kok.," Kata Mikha lalu melanjutkan pembicaraan dengan Derby,kadang mereka tertawa terbahak-bahak saat ada yang lucu,kadang senyum -senyum sendiri dan saat Mikha menatap Derby,Derby menjadi sangat malu.Mikha pernah menyatakan cintanya dulu,tapi Ditolak Derby karena malu menerima Mikha yang dulu adalah wanita tomboy, tapi penyesalan Derby menolak Mikha malah membuatnya semakin jauh dari sifat Move on selain Mikha sekarang berubah menjadi cantik dan feminim , ternyata Derby suka dengan Mikha sayangnya Mikha malah udah memiliki pacar sedangkan Derby menutup hati dan memilih jomblo,walaupun Derby sebenarnya jenuh,terlebih harapannya menjadi pacar Mikha karena hati Mikha telah tertutup buat Derby.
Septa berusaha keluar dari kamarnya lewat jendela , merasa dendam karena Derby menimpuknya dengan bantal kursi Septa menuju ke arah mobil BMW berwarna Putih milik Derby.
" Kamseupay deh, harusnya nih mobil dicat ulang warna ungu, biar unyu-unyu kayak aku." Komentarnya dengan membawa paku lalu ingin menusuk ban mobil Derby tapi gagal karena mendengar teriakan suara Derby.
" Woooooohhh ngapain sih lo?."Tanya Derby yang sekarang ada di depannya membuat Septa gugup gemetar dan wajahnya ketakutan , Septa pun melempar paku yang ditangannya ke tanah membuat Derby mengerti apa yang mau dilakukan Septa.
" Lo pasti mau bikin mobil gue jadi rusak kan, jahat banget sih lo?."Kata Derby masuk ke dalam mobilnya dan pergi begitu saja.
sementara Septa dengan nada kesal, cemberut dan sama sekali tak merasa bersalah kembali masuk ke dalam Rumah sepupunya Mikha.
" Ada apa Septa tadi gue denger Derby teriak.?."Tanya Mikha Panik melihat Septa ,Septa menghampiri Mikha yang sedang duduk di kursi tamunya yang kini sudah diganti dengan warna ungu *gila nurut banget ya tuh si Mikha ,pasti itu yang nyuruh ganti si Septa*
"Tadi tuh aku mau balas dendam ke Derby tapi malah ketahuan, aku tuh pengen bikin ban mobilnya kempes pes pes." Septa mulai bercerita.
" Kayaknya lo benci banget ya sama Derby." Kata Mikha membuat Septa melotot.
" Darimana kamu tahu Mikha, ."Kata Septa.
" Derby tuh orangnya keren , baik sayang dia pernah nolak gue."Kata Mikha dengan wajah menyesal.
" Ya udah nyatakan cinta aja ke dia lagi."Saran Septa dengan nada semangat.
" Sayangnya kesempatan kedua itu jarang bagi gue."Kata Mikha bangun dari duduknya dan menuju ke arah kamar.
" Ih dia lho serem banget emang hidup ini hanya sekali tapi kalau ada kesempatan kedua kenapa enggak ya, ia sih kesempatan kedua itu belum tentu ada itu artinya kita harus melakukan apapun sebaik mungkin dan juga pikir-pikir dalam melewatkan kesempatan ah Mikha bikin aku galau nih tapi semoga ada beribu-ribu kesempatan baut aku menggapai mimpi , cita-cita dan cintaku." Oceh Septa sendiri di ruang tamu membuat Irwansyah yang baru datang heran melihatnya.
"Astagfirullah al adzim ini sih doa aku terkabul, aku ingin beribu kesempatan cinta, belahan cinta aku datang hah? emang ada belahan cinta baru denger nih."Ucap Septa dalam hati sambil senyam-senyum melihat Irwansyah orang yang sangat ia kagumi saat ini .
" Mikha mana? kok pintu kagak dikunci."Irwansyah memulai pembicaraan membuat hatinya yang bersemangat 45 lima kini menurun jadi -0
"Sekali kek ngga nanyain Mikha susahnya suka sama orang yang hatinya udah dimilikin orang lain."Curhat Septa pelan membuat Irwansyah bertanya " Apa lo bilang, Mikha kemana?."Tanya Irwansyah sekali lagi.
" Ada dikamarnya , perlu dipanggilin!!."Kata Septa memayunkan bibirnya tanda kecewa .
" Iya cepetan gue udah rindu banget sama Mikha."Kata Irwansyah yang kini duduk santai diruang tamu Mikha.
Septa menuju ke kamar Mikha , " Mikha ada Irwansyah tuh di ruang tamu."Septa sambil mengetuk pintu kamar Mikha.
"Tunggu sebentar ."Mikha lalu berlari -lari ke ruang tamu dan langsung memeluk Irwansyah yang berdiri . mereka tak melihat ada dua orang yang sedikit kesal melihat itu. Derby yang balik lagi karena jam tangannya tertinggal diruang tamu mengagetkan mereka.
" Eh, elo Derby." Mikha melepaskan pelukannya pada Irwansya membuat Septa jadi senang.
"Untung ada Derby kalau ngga lama tuh mereka." Ucap Septa lega.
" Gue cuma mau ngambil ini." Kata Derby mengambil jam tangannya yang tertinggal di meja.
Lalu pergi tapi Septa melarangnya ." Aduh Derby jangan pergi mending kita ngobrol aja gitu ya."Kata Septa menahan tangan Derby.
" Penting gue ngeliatin orang yang gue suka bersama orang lain." Kata Derby yang membuat Mikha dan Irwasnyah kaget mendengar ucapannya.
" Siapa yang lo suka Der?."Tanya Irwansyah penasaran sambil menatap Derby yang ada di depan pintu ruamh Mikha dengan tangan dipegang erat Septa.
" Ini wan gue suka banget nih sama Septa , mukanya kunyuk-kunyuk banget." kata Derby mencubit kedua pipi Septa gemas.Septa hanya bisa meringis kesakitan ketika kedua pipinya berhasil di cubit olehnya .
" 0-2."Teriak Septa dalam hati yang kesal karena 2 kali Septa dibuatnya kesal tapi septa gagal membuat Derby kesal karena ketahuan ingin mengerjai Derby.
Akhirnya Septa dan Derby ikut duduk bersama Mikha dan Irwansyah.
" Oh ini ya maksud dia nahan gue buat gue jadi temannya jadi penonton orang pacaran."Teriak Derby kesal melihat Mikha dan Irwansyah yang asyik bercandaan sementara Derby dan Septa hanya diam.
" Kok diam aja sih , gimana kalau Derby kan katanya suka sama Septa ,dia menyanyikan lagu buat Septa yang sesuai hatinya sekarang." Pinta Irwansyah yang langsung di tolak mentah-mentah oleh Derby.
" Maaf gue lagi malas aja nyanyi tanpa diiringi musik."Tolak Derby .
" Aku aja yang nyanyi ."Kata Septa.
" Boleh ."Kata Mikha yang senang.
"Ok , aku mau nyanyi lagu Sammy simorangkir judulnya Dia."Kata Septa sebelum memulai bernyanyi.
" Dia hanya dia di duniaku
Dia hanya dia di mataku
Dunia terasa telah menghilang
Tanpa ada dia di hidupku
Dia hanya dia di mataku
Dunia terasa telah menghilang
Tanpa ada dia di hidupku
Sungguh sebuah tanya yang terindah
Bagaimana dia merengkuh sadarku
Tak perlu ku bermimpi yang indah
Karena ada dia di hidupku
Bagaimana dia merengkuh sadarku
Tak perlu ku bermimpi yang indah
Karena ada dia di hidupku
Ku ingin dia yang sempurna (yang sempurna)
Untuk diriku yang biasa (yang biasa)
Untuk diriku yang biasa (yang biasa)
Ku ingin hatinya, ku ingin cintanya
Ku ingin semua yang ada pada dirinya
Ku hanya manusia biasa (yang biasa)
Tuhan bantu ku tuk berubah (untuk berubah)
Ku ingin semua yang ada pada dirinya
Ku hanya manusia biasa (yang biasa)
Tuhan bantu ku tuk berubah (untuk berubah)
Tuk miliki dia, tuk bahagiakannya
Tuk menjadi seorang yang sempurna untuk dia
Tuk menjadi seorang yang sempurna untuk dia
Ku ingin dia yang sempurna (yang sempurna)
Untuk diriku yang biasa
Ku ingin hatinya, ku ingin cintanya
Ku ingin semua yang ada pada dirinya
Untuk diriku yang biasa
Ku ingin hatinya, ku ingin cintanya
Ku ingin semua yang ada pada dirinya
Ku hanya manusia biasa (yang biasa)
Tuhan bantu ku tuk berubah (tuk berubah)
Tuhan bantu ku tuk berubah (tuk berubah)
Tuk miliki dia, tuk bahagiakannya
Tuk menjadi seorang yang sempurna untuk dia"
Tuk menjadi seorang yang sempurna untuk dia"
(Dia -SAmmy Simorangkir ) ."
Selama Septa bernanyi mata Septa tertuju melihat ke arah Irwansyah ,dan Mikha juga demikian matanya terus-terusan memandang Irwansyah, tidak dengan Derby yang menatap Mikha dengan tatapan penuh harap.
" Lagu ini pasti buat Derby ya?."Tanya Irwansyah membuat Septa jadi geregetan.
" Ini buat kamu Irwansyah , ngga peka banget ya jadi orangnya."Ucap Septa pelan yang terdengar Derby yang disampingnya dan Derby malah menatap Septa tersenyum.
"Ketahuan lo pasti suka sama...."Ucapan Derby terpotong karena Septa menutup mulut Derby dengan kedua tangannya sambil bilang.
"Iya aku suka sama kamu bawel." Septa masih menutup mulut Derby tapi berhasil diberhentikan karena Derby menggigit tangannya.
"Iya aku suka sama kamu bawel." Septa masih menutup mulut Derby tapi berhasil diberhentikan karena Derby menggigit tangannya.
"Ya ampun hari ini dia ngerjain gue tiga kali astagfirullah al -adzim."Keluh Septa.
" Harusnya tuh lo bersyukur dikerjain sama orang ganteng kayak gue."Derby bangga sekaligus senang melihat Septa habis dikerjain .
"Septa gue punya nasi goreng nih spesial buat lo."Kata Derby sambil berlari ke arah mobilnya dan mengambil kotak nasi memberikanya ke Septa membuat Mikha dan Irwansyah cukup kagum dengan Derby.
" Ya ampun Derby so sweet banget deh ngasih makanan ke Septa ."Komentar Irwansyah membuat Derby hanya tersipu malu mendengar komentar Irwasnyah membuat Septa rasa ingin muntah .Septa hanya memegang dan melihat kotak nasi yang diberikan Derby tanpa di sentuhnya sama sekali.
membuat Derby ingin rasanya menyuapi Septa.
:" Sini aku suapin ya biar cepat habis nasinya."Kata Derby lalu mengambil sendok dan mulai menyuapi Septa membuat Mikha dan Irwasnyah semakin mengaguminya.
" Kok rasanya aneh ,kaya bau gimana gitu."Komentar Septa membuat Derby hanya tersenyum.
":Sayang itu namanya bumbu cinta makan lagi ya."Derby kembali menyuapi Septa hingga nasinya habis tak tesisa.
" Waahh demen juga ya lo makan nasi basi."Bisik Derby dikuping Septa membuat Septa menjadi marah mendengar kata-kata Derby.
"APAAAA Basi."Teriak Septa lalu berhasil ditarik Derby ke halaman belakang rumah Mikha .
Septa dan Derby lalu duduk dikursi panjang taman itu dengan berjaga jarak.
" Kamu gila banget si hari ini udah ngerjain aku 4 kali dalam sehari. "Keluh Septa kesal.
" Lo suka ya sama Irwansyah." Kata Derby membuat Septa ketakutan .
" Please Der ,kamu jangan kasih tahu siapa-siapa tentang perasaan aku ke Irwan aku ngga mau Mikha jadi marah, aku tahu aku salah mencintai orang tapi kenapa juga aku bisa suka sama Dia , aku ingin seiring dengan jalannya waktu rasa ini hilang aku takut kalau Mikha sakit hati ."Kata Septa menundukkan wajahnya.
" Gue juga sama kenapa sih gue jatuh cinta sama Mikha dan rasanya ngga hilang , gue juga ngga mau kali menunggu yang ngga pasti , gue jenuh nunggu Mikha , menunggu tapi tak ditunggu." Aku Derby .
"Aduh perut aku mules banget nih, aku ke toilet dulu sebelum keluar disini."Kata Septa berlari -lari menuju ke kamar mandi sementara Derby pun kembali ke ruang tamu .
ThankS For Reading Dear
Wait For Next PART :)
Selasa, 11 Desember 2012
Jenuh jadi Jomblo *2* ~ Pilih Saja Aku~
Hai aku kembali
dengan cerita yang cukup ngga jelas ini , dan dengan nama tokoh yang
mirip dengan my best friend : Septa.. langsung aja yuuk kita baca
ceritanya..
tapi sedikit ngga nyambung ceritanya tapi ya maklum baru pemula..loh apa hubungannya..
HAPPY READING DEAR...
“ Hai Septa, hari ini gue ingin ke jakarta dan ingin mengajak lo.” Ajak Mikha sambil menaruh baju ke dalam tasnya.
“ Waaah pulang kampung , yey ini kan belum lebaran udah mau mudik aja, lagian aku baru tiga hari disini.” Kata Septa sambil ikut membereskan baju-bajunya.
Mikha dan Septa pergi bersama Irwansyah pacarnya Mikha.
“ Yakin deh aku pasti bakal jadi obat nyamuknya orang pacaran huh kenapa juga tadi ikut.” Batin Septa dalam hati sambil membawa tas koper berwarna ungunya.
“ Ya ampun , Septa gue ngga ngusir lo dari solo masa iya mau jalan-jalan 3 hari aja mesti bawa koper segala .” Keluh Mikha.
“ Iya deh aku mau pake tas yang kecil aja, yang warna nya ungu unyu-unyu gimana gitu.” Kata Septa memindahkan baju-bajunya ke tas berukuran lumayan besar.
“ Kita naik pesawat ya.” Kata Irwansyah lalu menuju ke bandara Adi Soemarmo.
Mikha dan Irwansyah memasuki pesawat dengan bergandengan tangan ,bahkan Mikha kerap manja dengan pacarnya itu.
“ Aduh Irwansyah ganteng, kenapa mersa banget si dipikir aku cemburu gitu, emang ia aku cemburu.” Ucap Septa berteriak sampai Mikha dan Irwansyah menengok ke arahnya, Septa hanya bisa tersenyum dan mengejar langkah kaki Mikha dan Irwansyah yang sudah tertinggal jauh darinya. Septa duduk di belakang Mikha dan Irwansyah, awalnya Septa duduk sendiri tapi saat dia tahu kalau di sampingnya ternyata ada Derby , seseorang yang amat mengagumi Mikha sampai-sampai rela menjomblo selama tiga tahun lebih hanya demi menunggu Mikha, Oh So sweet.
“ Hai Derby , ko bisa tahu kalau kita mau traveling ke jakarta?.”Tanya Irwansyah bingung melihat Derby yang berada di belakang tempat duduknya.
“ Gue tau dari temannya Mikha, lagian Mikha juga seminggu lalu nulis status Facebook , Seminggu lagi jalan ke jakarta.” Jelas Derby.
“ Kenapa harus duduk sama aku.” Kata Septa kesal.
“ Ya elah, kursi pesawatnya juga penuh , bawel banget sih.” Marah Derby.
“ Ya udah dong jangan sewot, datang-datang malah marah-marah.” Septa balik Marah membuat Derby melotot.
Sementara Mikha dan Derby sedang asik berbincang-bincang ,sedangkan Septa dan Derby saling merengut satu sama lain .
“ Muka kamu tuh jelek, pake dijelek-jelekin lagi ngapain merengut kaya gitu takut baru pertama apa naik beginian.” Komentar Septa membuat Derby kesal.
“ Hei, enak aja jangan asal ngomong dong. Emang situ cantik apa?.” Kata Derby lagi.
“ Cantik dong buktinya di jakarta pacar aku 3 , kamu mana pacarnya?.” Kata Septa lagi.
“ Wah paling tuh cowok-cowok belum kebuka tuh mata dan pikirannya.” Derby membuat Septa kesal lalu memukul-mukulnya dengan tas.
“ KDRT JANGAN DIPESAWAT.” Teriak salah satu penumpang membuat semua penumpang melirik ke arah kursi Septa dan Derby , Sementara Septa hanya nyengir karena kemaluan Derby tak kalah nyengir.
“ KDRT artinya apaan ya?.”Tanya Septa membuat semua penumpang hanya tersenyum melihatnya.
Dan saat makanan datang , Septa malah merebut makanan milik Derby.
“ Woi makanan gue nih.” Protes Derby tapi Septa masih saja memakannya.
Setelah selesai makan Septa langsung tertidur, tapi Derby merasa sangat terganggu dengan suara dengkuran Septa yang membuat Derby hanya mampu menutup telinganya, Sementara Mikha dan Irwansyah Sibuk membuat Syair untuk satu sama lain. Derby hanya mampu menjadi pendengar setia nya tanpa mereka ketahui bahwa Derby sangat cemburu dengan mereka.
“ Cinta tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Karena Cinta bukan soal kata-kata , tapi soal rasa ..
Rasa yang tulus untuk bisa selalu berbagi..
Untuk selalu menerima dan memberi dengan hati Tulus dan Ikhlas..
Cinta hadir dan datang tanpa direncanakan..
Karena kedatangannya tiba-tiba tanpa kita ketahui..
Kapan cinta itu datang..
Tapi percayalah cinta akan datang pada waktu yang tepat ..
Dan Indah pada saatnya.. Yours Irwansyah.” Mikha berbicara tepat mata memandang wajah Irwansya yang duduk disampingnya membuat Derby ingin menangis ,tapi tertahan karena ia tak mau menyakiti hati siapa pun.
Setelah itu akhirnya mereka sampai di bandara SOEKARNO HATTA.Wajah gembira menyelimuti Mikha dan Irwansyah tapi tidak dengan wajah Septa dan Derby yang sangat mengantuk saat itu , padahal Mikha dan Irwansyah tak tidur semalam.
“Hari ini kita menginap dirumah Septa ya?”Tanya Irwansyah membuat Derby menjerit tak karuan.
“ Biasa aja kali Derby , sangking senangnya jadi lebay begitu.” Kata Mikha membuat Septa hanya tersenyum.
“ Derby biasa lah kalau bertemu dengan aku, ya jadinya happy banget aku kan idola dia.” Kata Septa membuat Derby hanya tersenyum saat menuju rumahnya septa melihat Andy dan langsung memeluk erat Andy membuat Derby , Mikha dan Irwansyah melongo melihat tingkah.
Andy langsung melepaskan pelukan Septa dan mendorongnya beruntungnya Derby dengan sigap menangkap Septa, tapi setelah tahu Septa justru mendorong Derby hingga terjatuh ke lantai.
Septa mendekati Andy yang berada di depan rumahnya, Septa tersenyum sambil berkata.
“ Kamu ngga kangen apa sama aku?.”Tanya Septa membuat Andy tiba-tiba tertawa ngga jelas.
“ Hey cewek jahat, kamu tahu aku udah tahu kalau kamu hanya memanfaatkan cinta aku tega sekali kamu menduakan bahkan menigakan aku.” Bentak Andy membuat Septa sedikit ketakutan .
“ Jadi ketahuan.” Ucap Septa membuat Andy langsung pergi masuk ke dalam rumahnya dan Septa pun masuk ke rumahnya bersama Mikha , Irwansyah dan Derby , rumah Andy dan Septa berseberangan.
Septa sedih karena Andy memutuskan , Dan Mikha dan Irwansya mengajaknya jalan-jalan ke Mall untuk melihat-lihat. Septa ikut dan di Toko Buku yang ada di Mall itu Septa melihat Dino bersama wanita lain sedang melihat-lihat ke toko perhiasan, Septa yang marah dengan cepat menghampiri Dino dan menamparnya dengan keras . membuat Dino ingin membalas tamparanya tapi dihalangi Derby dengan memegang tangan Dino.
“ Kamu tega ya ,Din pacaran sama orang lain.” Kata Septa sambil ingin menangis.
“ Kamu yang tega manfaatin aku sekaligus selingkuhin aku, asal kamu tahu ya aku tuh ngga cinta sama kamu, aku sekarang udah mau tunangan jadi jangan ganggu aku lagi .” Kata Dino sambil pergi bersama tunangannya itu membuat Septa kesal lalu melampiaskannya ke Derby dengan cara memukul-mukul badan Derby membuat Derby kesakitan.
Septa lalu pergi lagi bersama Mikha , Irwansyah ke Box Photo.
“ Aduh kalau foto berempat kayaknya ngga muat deh.” Kata Irwansyah saat melihat Septa dan Derby ingin masuk ke dalam Box Photo.
“ Iya ,Derby sama Septa Foto berdua aja.” Saran Mikha membuat Septa langsung kaget.
“ Enggak aah aku foto sendirian aja.” Tolak Septa membuat Derby merasa kecewa.
“ Septa biar ngga mubazir , kamu foto berdua aja”Kata Irwansyah sedikit memaksa.
Karena yang Irwansyah membuat Septa tak bisa menolaknya , Akhirnya Septa mau Photo Box bersama Derby, dan Derby tersenyum melihat hasil fotonya tapi tidak dengan Septa yang terancam bakalan jomblo kalau Rian pacarnya memutuskan dia lagi. Septa berjalan ke arah toko buku yang ada di Mall itu pandangannya tertuju pada seseorang Pria yang asik bersama anak berusia sekitar 3 bulan itu , Septa mendekati Rian dan bertanya padanya.” Itu anak siapa?.”Tanya Septa tapi tak dijawab oleh Rian tapi tiba-tiba datang seorang wanita sambil membawa buku berjudul “ Cara pintar merawat Bayi” membuat Septa shock ketika wanita itu berkata “ Pah, mama udah temuin buku yang papa maksud.” Kata wanita itu senang sambil menunjukkan buku ke arah Rian.
“ Septa cosusu, maafin aku ya.” Kata Rian. Septa terdiam tapi ia tak ingin menyakiti hati siapa-siapa, Septa lalu tersenyum sambil bertanya.” Ya ampun beiby nya lucu banget.” Septa sambil memegang pipi bayi yang digendong pacarnya Rian itu.
“ Ia ini anaknya aku sama Rian.” Kata wanita yang ternyata Istrinya Rian membuat hati Septa seperti tercabik-cabik bahkan sudah hancur, baru disadari selama ini bahwa ia pacaran dengan Pria beristri. Kali ini Septa merasa sangat malu namun ia tahan .Septa lalu pergi mencari-cari Mikha dan Irwansyah tapi tak ditemuinya , di sudut Mall ia melihat Derby yang asik melihat-lihat CD musik .
“ Aku mau pulang sekarang.” Kata Septa sambil meneteskan air mata.
“ Diputusin lagi?.” Tanya Derby yang melihat Septa berlinang air mata.
“ Ia, sekarang statusku jomblo.” Kata Septa menggalau tapi Derby hanya tersenyum.
“ Kamu beberapa jam putus, aku yang udah berapa tahun putus tapi tetap happy.” Kata Derby.
Berharap Septa bersemangat dan tak sengsara, tapi harapannya itu sirna Septa lagi-lagi tetap menangis membuat Derby malu.
“ Gara-gara cowok-cowok itu kamu sengsara dan menangis itu, emang ngga bisa apa kamu pilih yang lain contohnya pilih saja aku.” Kata Derby sambil berjalan ke arah parkiran membuat Septa langsung kaget.
“ Apa kamu bilang?.”Septa ingin memastikan apa yang didengarnya tak salah.
“ Kamu tuh sengsara kelihatannya kehilangan pria-pria itu, kenapa kamu ngga membuka hati dan memilih pria lain, ya misalnya pilih saja aku tuk mengisi hati kamu.” Tak sadar kalau Derby mengulang kata-katanya itu , tapi Septa tetap tak percaya dengan kata-kata Derby barusan. Septa langsung saja masuk ke mobil dan diikuti Derby.
“ Kamu ngga dengar kata-kata aku ya, aku tahu kita baru kenal tapi kenapa kamu ngga pilih saja aku Septa.” Kata Derby sambil menyetir mobilnya.
“ Aku tahu hati kamu Cuma buat Mikha...Mikha dan Mikha, aku ngga mau nyakitin hati aku ataupun kamu, aku ngga bisa sama kamu.” Tolak Septa ..
THANK FOR READING DEAR
tapi sedikit ngga nyambung ceritanya tapi ya maklum baru pemula..loh apa hubungannya..
HAPPY READING DEAR...
“ Hai Septa, hari ini gue ingin ke jakarta dan ingin mengajak lo.” Ajak Mikha sambil menaruh baju ke dalam tasnya.
“ Waaah pulang kampung , yey ini kan belum lebaran udah mau mudik aja, lagian aku baru tiga hari disini.” Kata Septa sambil ikut membereskan baju-bajunya.
Mikha dan Septa pergi bersama Irwansyah pacarnya Mikha.
“ Yakin deh aku pasti bakal jadi obat nyamuknya orang pacaran huh kenapa juga tadi ikut.” Batin Septa dalam hati sambil membawa tas koper berwarna ungunya.
“ Ya ampun , Septa gue ngga ngusir lo dari solo masa iya mau jalan-jalan 3 hari aja mesti bawa koper segala .” Keluh Mikha.
“ Iya deh aku mau pake tas yang kecil aja, yang warna nya ungu unyu-unyu gimana gitu.” Kata Septa memindahkan baju-bajunya ke tas berukuran lumayan besar.
“ Kita naik pesawat ya.” Kata Irwansyah lalu menuju ke bandara Adi Soemarmo.
Mikha dan Irwansyah memasuki pesawat dengan bergandengan tangan ,bahkan Mikha kerap manja dengan pacarnya itu.
“ Aduh Irwansyah ganteng, kenapa mersa banget si dipikir aku cemburu gitu, emang ia aku cemburu.” Ucap Septa berteriak sampai Mikha dan Irwansyah menengok ke arahnya, Septa hanya bisa tersenyum dan mengejar langkah kaki Mikha dan Irwansyah yang sudah tertinggal jauh darinya. Septa duduk di belakang Mikha dan Irwansyah, awalnya Septa duduk sendiri tapi saat dia tahu kalau di sampingnya ternyata ada Derby , seseorang yang amat mengagumi Mikha sampai-sampai rela menjomblo selama tiga tahun lebih hanya demi menunggu Mikha, Oh So sweet.
“ Hai Derby , ko bisa tahu kalau kita mau traveling ke jakarta?.”Tanya Irwansyah bingung melihat Derby yang berada di belakang tempat duduknya.
“ Gue tau dari temannya Mikha, lagian Mikha juga seminggu lalu nulis status Facebook , Seminggu lagi jalan ke jakarta.” Jelas Derby.
“ Kenapa harus duduk sama aku.” Kata Septa kesal.
“ Ya elah, kursi pesawatnya juga penuh , bawel banget sih.” Marah Derby.
“ Ya udah dong jangan sewot, datang-datang malah marah-marah.” Septa balik Marah membuat Derby melotot.
Sementara Mikha dan Derby sedang asik berbincang-bincang ,sedangkan Septa dan Derby saling merengut satu sama lain .
“ Muka kamu tuh jelek, pake dijelek-jelekin lagi ngapain merengut kaya gitu takut baru pertama apa naik beginian.” Komentar Septa membuat Derby kesal.
“ Hei, enak aja jangan asal ngomong dong. Emang situ cantik apa?.” Kata Derby lagi.
“ Cantik dong buktinya di jakarta pacar aku 3 , kamu mana pacarnya?.” Kata Septa lagi.
“ Wah paling tuh cowok-cowok belum kebuka tuh mata dan pikirannya.” Derby membuat Septa kesal lalu memukul-mukulnya dengan tas.
“ KDRT JANGAN DIPESAWAT.” Teriak salah satu penumpang membuat semua penumpang melirik ke arah kursi Septa dan Derby , Sementara Septa hanya nyengir karena kemaluan Derby tak kalah nyengir.
“ KDRT artinya apaan ya?.”Tanya Septa membuat semua penumpang hanya tersenyum melihatnya.
Dan saat makanan datang , Septa malah merebut makanan milik Derby.
“ Woi makanan gue nih.” Protes Derby tapi Septa masih saja memakannya.
Setelah selesai makan Septa langsung tertidur, tapi Derby merasa sangat terganggu dengan suara dengkuran Septa yang membuat Derby hanya mampu menutup telinganya, Sementara Mikha dan Irwansyah Sibuk membuat Syair untuk satu sama lain. Derby hanya mampu menjadi pendengar setia nya tanpa mereka ketahui bahwa Derby sangat cemburu dengan mereka.
“ Cinta tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Karena Cinta bukan soal kata-kata , tapi soal rasa ..
Rasa yang tulus untuk bisa selalu berbagi..
Untuk selalu menerima dan memberi dengan hati Tulus dan Ikhlas..
Cinta hadir dan datang tanpa direncanakan..
Karena kedatangannya tiba-tiba tanpa kita ketahui..
Kapan cinta itu datang..
Tapi percayalah cinta akan datang pada waktu yang tepat ..
Dan Indah pada saatnya.. Yours Irwansyah.” Mikha berbicara tepat mata memandang wajah Irwansya yang duduk disampingnya membuat Derby ingin menangis ,tapi tertahan karena ia tak mau menyakiti hati siapa pun.
Setelah itu akhirnya mereka sampai di bandara SOEKARNO HATTA.Wajah gembira menyelimuti Mikha dan Irwansyah tapi tidak dengan wajah Septa dan Derby yang sangat mengantuk saat itu , padahal Mikha dan Irwansyah tak tidur semalam.
“Hari ini kita menginap dirumah Septa ya?”Tanya Irwansyah membuat Derby menjerit tak karuan.
“ Biasa aja kali Derby , sangking senangnya jadi lebay begitu.” Kata Mikha membuat Septa hanya tersenyum.
“ Derby biasa lah kalau bertemu dengan aku, ya jadinya happy banget aku kan idola dia.” Kata Septa membuat Derby hanya tersenyum saat menuju rumahnya septa melihat Andy dan langsung memeluk erat Andy membuat Derby , Mikha dan Irwansyah melongo melihat tingkah.
Andy langsung melepaskan pelukan Septa dan mendorongnya beruntungnya Derby dengan sigap menangkap Septa, tapi setelah tahu Septa justru mendorong Derby hingga terjatuh ke lantai.
Septa mendekati Andy yang berada di depan rumahnya, Septa tersenyum sambil berkata.
“ Kamu ngga kangen apa sama aku?.”Tanya Septa membuat Andy tiba-tiba tertawa ngga jelas.
“ Hey cewek jahat, kamu tahu aku udah tahu kalau kamu hanya memanfaatkan cinta aku tega sekali kamu menduakan bahkan menigakan aku.” Bentak Andy membuat Septa sedikit ketakutan .
“ Jadi ketahuan.” Ucap Septa membuat Andy langsung pergi masuk ke dalam rumahnya dan Septa pun masuk ke rumahnya bersama Mikha , Irwansyah dan Derby , rumah Andy dan Septa berseberangan.
Septa sedih karena Andy memutuskan , Dan Mikha dan Irwansya mengajaknya jalan-jalan ke Mall untuk melihat-lihat. Septa ikut dan di Toko Buku yang ada di Mall itu Septa melihat Dino bersama wanita lain sedang melihat-lihat ke toko perhiasan, Septa yang marah dengan cepat menghampiri Dino dan menamparnya dengan keras . membuat Dino ingin membalas tamparanya tapi dihalangi Derby dengan memegang tangan Dino.
“ Kamu tega ya ,Din pacaran sama orang lain.” Kata Septa sambil ingin menangis.
“ Kamu yang tega manfaatin aku sekaligus selingkuhin aku, asal kamu tahu ya aku tuh ngga cinta sama kamu, aku sekarang udah mau tunangan jadi jangan ganggu aku lagi .” Kata Dino sambil pergi bersama tunangannya itu membuat Septa kesal lalu melampiaskannya ke Derby dengan cara memukul-mukul badan Derby membuat Derby kesakitan.
Septa lalu pergi lagi bersama Mikha , Irwansyah ke Box Photo.
“ Aduh kalau foto berempat kayaknya ngga muat deh.” Kata Irwansyah saat melihat Septa dan Derby ingin masuk ke dalam Box Photo.
“ Iya ,Derby sama Septa Foto berdua aja.” Saran Mikha membuat Septa langsung kaget.
“ Enggak aah aku foto sendirian aja.” Tolak Septa membuat Derby merasa kecewa.
“ Septa biar ngga mubazir , kamu foto berdua aja”Kata Irwansyah sedikit memaksa.
Karena yang Irwansyah membuat Septa tak bisa menolaknya , Akhirnya Septa mau Photo Box bersama Derby, dan Derby tersenyum melihat hasil fotonya tapi tidak dengan Septa yang terancam bakalan jomblo kalau Rian pacarnya memutuskan dia lagi. Septa berjalan ke arah toko buku yang ada di Mall itu pandangannya tertuju pada seseorang Pria yang asik bersama anak berusia sekitar 3 bulan itu , Septa mendekati Rian dan bertanya padanya.” Itu anak siapa?.”Tanya Septa tapi tak dijawab oleh Rian tapi tiba-tiba datang seorang wanita sambil membawa buku berjudul “ Cara pintar merawat Bayi” membuat Septa shock ketika wanita itu berkata “ Pah, mama udah temuin buku yang papa maksud.” Kata wanita itu senang sambil menunjukkan buku ke arah Rian.
“ Septa cosusu, maafin aku ya.” Kata Rian. Septa terdiam tapi ia tak ingin menyakiti hati siapa-siapa, Septa lalu tersenyum sambil bertanya.” Ya ampun beiby nya lucu banget.” Septa sambil memegang pipi bayi yang digendong pacarnya Rian itu.
“ Ia ini anaknya aku sama Rian.” Kata wanita yang ternyata Istrinya Rian membuat hati Septa seperti tercabik-cabik bahkan sudah hancur, baru disadari selama ini bahwa ia pacaran dengan Pria beristri. Kali ini Septa merasa sangat malu namun ia tahan .Septa lalu pergi mencari-cari Mikha dan Irwansyah tapi tak ditemuinya , di sudut Mall ia melihat Derby yang asik melihat-lihat CD musik .
“ Aku mau pulang sekarang.” Kata Septa sambil meneteskan air mata.
“ Diputusin lagi?.” Tanya Derby yang melihat Septa berlinang air mata.
“ Ia, sekarang statusku jomblo.” Kata Septa menggalau tapi Derby hanya tersenyum.
“ Kamu beberapa jam putus, aku yang udah berapa tahun putus tapi tetap happy.” Kata Derby.
Berharap Septa bersemangat dan tak sengsara, tapi harapannya itu sirna Septa lagi-lagi tetap menangis membuat Derby malu.
“ Gara-gara cowok-cowok itu kamu sengsara dan menangis itu, emang ngga bisa apa kamu pilih yang lain contohnya pilih saja aku.” Kata Derby sambil berjalan ke arah parkiran membuat Septa langsung kaget.
“ Apa kamu bilang?.”Septa ingin memastikan apa yang didengarnya tak salah.
“ Kamu tuh sengsara kelihatannya kehilangan pria-pria itu, kenapa kamu ngga membuka hati dan memilih pria lain, ya misalnya pilih saja aku tuk mengisi hati kamu.” Tak sadar kalau Derby mengulang kata-katanya itu , tapi Septa tetap tak percaya dengan kata-kata Derby barusan. Septa langsung saja masuk ke mobil dan diikuti Derby.
“ Kamu ngga dengar kata-kata aku ya, aku tahu kita baru kenal tapi kenapa kamu ngga pilih saja aku Septa.” Kata Derby sambil menyetir mobilnya.
“ Aku tahu hati kamu Cuma buat Mikha...Mikha dan Mikha, aku ngga mau nyakitin hati aku ataupun kamu, aku ngga bisa sama kamu.” Tolak Septa ..
THANK FOR READING DEAR
Senin, 26 November 2012
Jenuh Jadi Jomblo ~ Dilema Cinta ~
Setiap orang pasti mempunyai keinginan entah itu tentang ,
perkerjaan, kekayaan,kepandaian, dan lain sebagainya, begitu juga
dengan Septa Kosusu dia menginginkan mempunyai pacar lebih dari 3, ups
mempunyai pacar masih membuat dia merasa jadi jomblo Oh maigat , ia
alasan nya karena ia merantau di solo dan terpaksa deh meninggalkan
Rian pacarnya yang dulu adalah teman satu kantornya dulu di jakarta
selatan Septa bisa jadian dengan Rian karena satu alasan ingin bisa
diantar –jemput naik motornya , untung-untung hemat deh tak perlu jasa
tukang ojek. Dan Andy adalah Pacarnya yang dulu teman satu kuliah nya
maklum Pria berkacamata ini bisa dimafaatkan Septa buat mengerjakan
tugasnya ya untung-untung jasa Guru Les Privat gitu deh...Andy tinggal
di Jakarta Barat.dan Dino tetangga depan rumah yang tentunya di bekasi
alasan Septa Simpel karena Ibunya Dino yang pintar buat Sayur lodeh,
Rainbow Cake dan Puding Coffe dan rasanya itu bikin Septa selalu
ketagihan buat mencobanya . Dulu Septa memang bertempat tinggal di
Bekasi tapi tidak untuk sekarang. Karena tingkahnya yang selalu
mengomentarin setiap apa yang ada di matanya dan selalu memanfaatkan
orang yang ada disekitarnya membuat Ayah dan Ibunya terpaksa
mengungsikannya ke Solo ke tempat yang namanya Mikha, yups lebih
tepatnya sih Kakak sepupu Mikha Tania Tujuannya diungsikan untuk
membuat Septa mandiri .
Mikha adalah cewek dengan kulit hitam eksotis tapi tak merubah kadar kemanisannya adalah seorang Karyawati di perusahaan “ Barbie Shop”.
Berangkat dengan rasa kangen berat pada 3 pacarnya yang ia tinggal, Septa akhirnya sampai ke tempat tujuan ...
Rumah dengan cat berwarna ungu yang adalah warna kesukaannya, belum lagi disekelilingnya ditumbuhi tanaman bunga menambah cantik tampilan rumah itu, membuat Septa makin betah deh kalau nanti disuruh tinggal lama-lama di Rumah Mikha.
“Assalamualaikum....”Sapa Septa sambil mengintip di celah pagar dan dari arah dalam rumah terlihat Wanita berumur 18 tahun menghampirinya wanita itu sangat manis walaupun dengan kulit kuning langsatnya dan rambut sebahu.wanita itu segera membukakan pintu pagar rumahnya.
“Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa Mikhaaaaaaaaaaaaaaa Kangeeeeeeennnn.”Teriak Septa histeris lalu memeluk Mikha yang ada didepannya sementara Mikha hanya bengong saat Septa memeluknya dengan sedikit erat.
“ Septa , lepasin malu diliat orang entar dikira apaaan lagi.”Gereget Mikha .
Septa lalu melepaskannya. “ Ayuuk ah diluar panas, ayuuukkk kita masuk.”Ajak Septa sambil menggeret koper berwarna ungu miliknya.
“ Uh ini kan rumah ortu gue, kenapa dia malah nyuruh gue masuk.”Teriak Mikha kesal.
“ Sorry dianggap aja rumah sendiri ya.”Lanjut Septa lagi membuat Mikha semakin merasa aneh.
Septa menuju ruang tamu dan dilihatnya kursi sofa berwarna hijau membuatnya cemberut.
“Uh ini kamseupay banget sih Sofa nya kenapa warna hijau mendingan diganti aja warna ungu biar unyu.”Komentar Septa sambil menduduki Sofa berwarna hijau itu.
“ Itu Sofa asal korea loh, harganya juga 3 juta.”Kata Mikha tanpa Septa bertanya.
“ Whaaaatttt Korea ,aku juga cinta banget sama kuyuk keju.”Kata Septa girang.
“Apa kuyuk keju apaan emangnya?.”Tanya Mikha yang berada disamping kanan Septa dengan super penasaran.
“Ih Kamseupay banget deh, itu Boyband yang lagi naik daun banget masa sih Nggak tau yang lagu Mr.sebel tuh judulnya.”Jelas Septa membuat Mikha semakin tak mengerti alias tambah bingung.Mikha hanya memutar-mutar bola matanya seperti orang yang sedang mengingat sesuatu.
“Ok, kalau emang ngga tau nih ya aku kasih tahu ya bentar.”Kata Septa lalu mengambil selembar Foto dari dalam tas kopernya berwarna ungu itu.
“Oh ini sih Kyuhyun SuJu .” Mikha tersenyum dan sudah Paham apa yang di maksud Septa tadi.
“ Iya itu kan pacar impian aku,.”Septa langsung mengambil Foto Kyuhyun dari tangan Mikha.
“ Lo disini kan ingin kerja, emang udah dapet kerjaan disini?.”Tanya Mikha.
“Alhamdulillahirobbil alaamiin , aku belum dapet kerja.”Septa menjawab dengan wajah malu-malu.
“ Kok malah bersyukur sih.” Mikha sedikit kesal dengan jawaban Septa.
“Ya ialah aku bersyukur karena aku bisa menikmati ,santai dan juga bisa bersama Sepupu aku yang manis membahaanaa ini setiap saat.”Alasan Septa.
“ Iya , tapi gue karyawati yang punya prinsip time is money ,dan bagi gue waktu adalah uang.’’Jelas Mikha membuat Septa malah jadi bingung.
“ Apaan sih kok waktu adalah uang, kalau waktu adalah uang , uang sama waktu sama ah mungkin sama bentuknya ya uang ada yang bulat ,jam juga bundar bulat juga , terus uang ada yang persegi panjang tapi jam persegi .”Pikir Septa.
“ Lo udah ada pacar atau jangan-jangan loh LDR ya?.”Tanya Mikha lagi.
“ Astaga LDR apaan sih ,ah aku memang Lama Dan Ribet kalau lagi dandan, tapi jangan disebutin juga kali pake disingkat-singkat lagi.”Septa Tertawa malu-malu.
“LDR itu Long Distance Relantionship artinya pacaran jarak jauh.”Teriak Mikha.
“ Oh , I’m single and Very Happy.”Jawab Septa Nyengir.
“Kriiing..triiit..lalaallallallala.”Suara Handphone Septa berdering dan Ternyata Rian menelponnya.
Percakapan Septa dan Rian via telepon....
“Hallo ia Beb Honey , udah nyampe nih bunda.’’Septa mengangkat teleponnya.
“Udah dapat kerja Bunda di Solo.”Jawab Rian Via telepon.
“Belum , Beb Honey lagi mau mencari nih.”
“Mencari apa Bunda?.”Tanya Rian .
“Mencari kekasih .”
“Apaaaaa?.”Teriak Rian kaget.
“ Oh salah Beb Honey maksudnya cari kerja, udah ya Septa lagi ada di kantor tempat mau interview nih .”Septa lalu mematikan teleponnya.
Melihat dan mendengar Septa bercakap-cakap lewat telepon membuat Mikha kaget.
“ You Single?.”Tanya Mikha.
“ Ia disini aku single ,dijakarta selatan punya pacar itu yang telepon tadi tuh pacar aku.”Kata Septa.
“ Jadi mau melamar kerja dimana nih?.”Tanya Mikha.
“Kriiing..triiit..lalaallallallala.”Suara Handphone Septa berdering lagi dan ternyata kali ini adalah Andy yang menelponnya tanpa ragu Septa langsung mengangkatnya.
Percakapan Septa Dan Andy Via telepon
“Assalamualaikum Mama.”Sapa Andy.
“ Walaikumsalam Beb Bunny .”Jawab Septa sambil senyum-senyum.
“Udah sampe Ma, oh iya gimana udah dapet kerjaaannya.”Tanya Andy lagi.
“Belum ,gimana kalau Beb Bunny cariin di koran yang terbit hari ini kan ada tuh iklan baris.”
“Iya udah Ma, tapi kan tadi Beb Bunny nyari tapi khusus daerah jakarta barat aja Ma, mama kan lagi disolo.”
“Iya Beb Bunny tapi kan sama aja.”
“Beda Ma, Beb Bunny udah nyari masa ia sih sama.”
“ Iya Beb Bunny cari lagi dong.”
“Udah ya Beb Bunny mau kerja dulu.”Andy mematikan teleponnya.
Mikha semakin melongo melihat Septa teleponan dengan seseorang yang ia panggil Beb itu.
“Jadi lo tamatan apa?.”Tanya Mikha lagi.
“ D-3 Bahasa Prancis.”Jawab Septa.
“Waaah lumayan banyak perusahaan yang lagi mencari tamatan D-3 Bahasa Prancisss.”Mikha kegirangan mendengar jawaban Septa.
“Masa sih ngga bohong?.’’Septa merasa tak yakin.
“Iya .oh iya gue pengen denger lo ngomong bahasa Prancis dong.”Pinta Mikha
Septa hanya memasang wajah bingung, ragu dan takutnya.
“Masalahnya semua tugas belajar aku, aku serahin semuannya ke pacar aku Andy dan aku hanya tinggal santai-santai aja.”Jelas Septa sambil mengigit bibir bawahnya.
“Ah gue ngga ngerti kenapa bisa punya saudara yang seperti lu.”Mikha langsung pergi menuju kamarnya dan diikuti Septa.
“Oh ya Mikha aku tidur di kamar yang mana ya?.”Tanya Septa.
“Di kamar gue, lu tau kan rumah kontrakan gue ini minimalis jadi kamarnya ya Cuma satu.”Mikha lalu membaringkan tubuhnya di kasurnya dan Septa sibuk melihat Foto-foto yang terpasang di dinding kamar Mikha.
“Wahh nih cowok udah manis, imut ,cakep dan keren lagi.”Puji Septa pada Foto paling pinggir Foto pria berbaju hijau itu.
“Itu Derby Romeo temen gue waktu SMP , dulu gue suka sama dia, tapi semenjak tahu dia suka selektif dan terlalu pilih-pilih dalam mencari pacar ,gue jadi ilfil banget sama tuh cowok menurut gue dia tuh cinta pake syarat dan nggak bener-bener.”
Setelah mendengarkan penjelasan Mikha membuat Septa jadi ikutan ilfil
“Benaran kaya gitu ngga penting banget jatuh cinta karena ada kemauannya.”Kata Septa yang tak menyadari kalau sifatnya juga sama seperti itu.
Mikha lalu memejamkan mata untuk pergi ke dunia mimpi begitu juga dengan Septa.
Pagi datang dan terlihat Septa yang lagi repot dengan sepatu kets berwarna ungu, celana training ungu dan kaos olahraga berwarna ungu Septa lalu pergi ke lapangan untuk lari pagi. Septa berlari-lari menuju ke Lapangan yang dekat dengan Rumah dan Septa mulai mengelilingi Lapangan yang memiliki panjang 133 meter dan lebar 33 meter itu. Septa sempoyongan dan rasanya ingin pingsan saat itu tapi tak jadi karena ada penjual Bubur ayam di Lapangan itu.
“Waaaahhh banjir keringet nih.”Ledek Penjual Bubur ayam itu sambil tersenyum melihat Septa .
“ Ia Nih mba, bair langsing mba maklum mau ngelamar kerja.”Jawab Septa agak malu-malu.
“Lho apa hubungannya sama badan neng, kerja mah kerja aja .”Kata Penjual Bubur Ayam itu sambil melayani Septa.
“ Iya biarin gemuk itu bikin kita jadi lelet.”Kata Septa sambil mengambil pesanannya dan duduk dipingiran lapangan.
Setelah selesai makan bubur ayam Septa mengembalikan piring ke tempatnya.
“ Hey Neng, ibu ada teman yang kerjanya di perusahaan baju , tugasnya Cuma nyatet-nyatet stok barang.”Kata Penjual Bubur Ayam itu.
“Aduh gimana ya bu,kalau hubunganya sama ngitung-ngitung aku ngga berani, ya udah nama ibu siapa ,rumahnya dimana terus no hapenya berapa ntar kalau aku tertarik aku bakal hubungin Ibu.”Kata Septa bersemangat.
“Nama saya Bikar , rumah saya di jalan angkasa gang kelinci no 3 , terus no hape saya 0897786756211.”Jelas Bu Bikar.
“ Ok sip deh saya pulang dulu ya.”Pamit Septa saat perjalanan pulang Septa kaget melihat Derby yang lagi duduk di dekat rumahnya Mikha.
“ Ya ampun cowok belagu ngapain nongkrong dirumah Mikha.”Kata Septa melihat Derby yang sedang jongkok di depan pagar rumahnya Mikha.
“ Ngapain cowok belagu kamu ada disini?.”Tanya Septa ketus dan sok kenal.
“ Heh lo siapa , ini kan rumahnya Mikha?.” Derby kaget melihat kemunculan Septa dan balik bertanya pada Septa.
“ Aku Septa Kosusu , Sepupu Mikha Tambayong.” Septa memperkenalkan dirinya.
“Ngga mungkin Mikha orangnya tinggi,hitam manis ,cakep ,lo pendek aneh lagi.”Kritik Derby membuat Septa menjadi kesal sekesal-kesalnya.
“Enak aja ngatain orang pendek, eh aku ini pendek tapi imut banget ya ngga kaya kamu sok pilih-pilih mencari pacar.” Septa mencibut pipi Derby yang chubby banget.
“ Heh , beli sepatu aja pilih apalagi cari pasangan.” Derby marah .
“ Ya ampun ada apa sih ini kok ribut-ribut.” Kata Mikha yang tiba-tiba datang menghampiri Septa dan Derby.
“ Dapet dari kebun binatang atau hutan mana sih kamu,kok bawa tarzan ke rumah?.”Tanya Derby sambil melirik ke arah Septa.
“ Oh iya kenalin dong Derby ini sepupu aku Septa, dan Septa ini Derby Temanku waktu SMP.”Mikha mempersilahkan Septa dan Derby berkenalan , Septa yang sudah menjulurkan tanganya ke arah Derby tapi Derby mengabaikannya saja.
“ Oh mai God , jadi cowok sombong banget.” Batin Septa kesal.
Mikha menyuruh Derby masuk ke dalam rumahnya dan diikuti Septa .Derby langsung duduk di kursi Sofa ruang tamu. Sementara Mikha duduk di sampingnya ,Septa hanya berdiri di depan mereka. “ Oh iya Tuan Derby mau aku bikinin minuman nggak?.”Tanya Septa.
“ Ngga usah , gue ngga percaya sama lo ntar lo taroh yang aneh-aneh lagi.” Derby parno.
“ Idih kepedean ya udah kalau ngga mau mah.” Septa langsung pergi menuju dapur.
“Septa ambilin aja ,ngga usah perduliin kata-kata Derby.”Teriak Mikha.
“Iya Mikha ini juga lagi di buatin.”Teriak Septa di dapur sambil membuatkan Teh.
Sementara Septa sedang membuatkan Teh untuk Derby , Derby yang lagi asik memandangi Mikha yang sekarang ada di depannya,
“ Aku jomblo nih, jenuh jadi jomblo.”Keluh Derby.
“Cari pacar dong, kan banyak cewek diluaran sana mana mungkin yang ngga mau sama kamu.”Kata Mikha.
“ Ya tapi kan aku udah buka audisi pencarian pacar Derby Romero , tapi kurang sreg di mata aku.” Derby beralasan.
“Ayoo dong bilang kenapa ngga tembak Mikha.”Kata Derby dalam hati.
“ Kenapa ngga sama sepupu aku aja Septa.”Saran Mikha membuat wajah Derby menjadi kecut.
“Saran ada yang agak bagusan nggak?.”Tanya Derby sambil nyengir.
Septa memberi garam 18 sendok untuk minuman Derby.”Rasain cowo sombong,belagu, reseh ,asin asin kamu.”Septa sambil mengaduk-aduk teh yang ia buat dan segera ia memberikannya ke Derby dengan cepat Derby meminumnya “ Uwaaaaa.”Derby memuntahkan teh yang diminumnya dan Septa yang ada di depannya pun ketiban air teh muntahan Derby.
“ Waaah Banjir dah.” Kata Septa sambil mengelap wajahnya yang basah terkena air teh.
Derby marah besar terhadap Septa dan ingin memukulnya sementara Mikha hanya tertawa melihat Derby yang sudah mau keluar tanduk Septa berlari sekencang-kencangnya , Septa berlari ke jalanan rumah Mikha dan saat Septa menengok ke arah belakang tak dilihatnya siapapun dijalanan itu.
“Ya kok aku ngga dikejar sih, gimana sih Derby udah lari capek-capek.”Keluh Septa lalu kembali masuk ke rumah Mikha tapi dilihatnya ada sepatu seseorang , dan ditengoknya seorang cowok tampan yang lebih tampan dari Derby Romero datang duduk di sebelah Mikha , Sedang Derby duduk di depan Cowok itu.
“ Mikha gimana sih ngga mau ngenalin yang bening-bening kaya gini ke aku.”Protes Septa sambil melirik ke arah cowok yang duduk disamping kanan Mikha.
“ Oh iya Septa ini Irwansyah Pacar aku, dan Irwansyah ini Septa sepupu aku.” Mikha memperkenalkan Irwnsyah pada Septa , Septa langsung mengulurkan tangan ke arah Irwansya yang duduk berhadapan dengannya dan disambut Irwansyah dan mereka pun bersalaman.
“ Ya ampun tangan nih cowok lembut banget kaya kain sutera.”Ucap Septa dalam hati sambil memejamkan matanya.
“ Sampai kapan salamannya pake acara merem kaya gitu segala.”Komentar Derby yang masih sebal melihat Septa. Septa langsung segera melepaskan tangannya.
“ Oh iya kenapa kalian ngga bilang-bilang jadiannya,”Derby kesal pada Irwansyah.
“ Lo tau kan Derby ,gue dari Smp udah naksir banget sama Mikha .”Aku Irwansyah pada Derby membuat Derby agak kesal.
“ Kenapa harus sahabat gue sih yang jadi pacarnya Mikha, mana sahabat terdekat lagi jadi nggak enak nih Oh Tuhan tolonglah diriku ini.” Teriak Derby dalam hati.
Melihat Mikha dan Irwansyah bermersaan membuat Derby sangat marah tapi ia tahan, ingin saya Derby menyatakan cinta dan memiliki Mikha tapi rasanya ia juga tak ingin melukai Irwansyah yang adalah sahabatnya , memang Dulu Mikha sempat menyukai Derby tapi dulu Mikha mendekati Irwansyah untuk membantunya meluruskan cintanya pada Derby ,tapi malah Irwansyah dan Mikha jatuh cinta dan pacaran, Derby pun dulu tak tertarik tak tahu perasaan Mikha padanya karena Mikha dulu tak secantik sekarang. Akhirnya Derby mengalami Dilema Besar antara memilih menyatakan Cinta pada Mikha tapi dia sangat takut kalau melukai hati Irwansyah...
Mikha adalah cewek dengan kulit hitam eksotis tapi tak merubah kadar kemanisannya adalah seorang Karyawati di perusahaan “ Barbie Shop”.
Berangkat dengan rasa kangen berat pada 3 pacarnya yang ia tinggal, Septa akhirnya sampai ke tempat tujuan ...
Rumah dengan cat berwarna ungu yang adalah warna kesukaannya, belum lagi disekelilingnya ditumbuhi tanaman bunga menambah cantik tampilan rumah itu, membuat Septa makin betah deh kalau nanti disuruh tinggal lama-lama di Rumah Mikha.
“Assalamualaikum....”Sapa Septa sambil mengintip di celah pagar dan dari arah dalam rumah terlihat Wanita berumur 18 tahun menghampirinya wanita itu sangat manis walaupun dengan kulit kuning langsatnya dan rambut sebahu.wanita itu segera membukakan pintu pagar rumahnya.
“Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa Mikhaaaaaaaaaaaaaaa Kangeeeeeeennnn.”Teriak Septa histeris lalu memeluk Mikha yang ada didepannya sementara Mikha hanya bengong saat Septa memeluknya dengan sedikit erat.
“ Septa , lepasin malu diliat orang entar dikira apaaan lagi.”Gereget Mikha .
Septa lalu melepaskannya. “ Ayuuk ah diluar panas, ayuuukkk kita masuk.”Ajak Septa sambil menggeret koper berwarna ungu miliknya.
“ Uh ini kan rumah ortu gue, kenapa dia malah nyuruh gue masuk.”Teriak Mikha kesal.
“ Sorry dianggap aja rumah sendiri ya.”Lanjut Septa lagi membuat Mikha semakin merasa aneh.
Septa menuju ruang tamu dan dilihatnya kursi sofa berwarna hijau membuatnya cemberut.
“Uh ini kamseupay banget sih Sofa nya kenapa warna hijau mendingan diganti aja warna ungu biar unyu.”Komentar Septa sambil menduduki Sofa berwarna hijau itu.
“ Itu Sofa asal korea loh, harganya juga 3 juta.”Kata Mikha tanpa Septa bertanya.
“ Whaaaatttt Korea ,aku juga cinta banget sama kuyuk keju.”Kata Septa girang.
“Apa kuyuk keju apaan emangnya?.”Tanya Mikha yang berada disamping kanan Septa dengan super penasaran.
“Ih Kamseupay banget deh, itu Boyband yang lagi naik daun banget masa sih Nggak tau yang lagu Mr.sebel tuh judulnya.”Jelas Septa membuat Mikha semakin tak mengerti alias tambah bingung.Mikha hanya memutar-mutar bola matanya seperti orang yang sedang mengingat sesuatu.
“Ok, kalau emang ngga tau nih ya aku kasih tahu ya bentar.”Kata Septa lalu mengambil selembar Foto dari dalam tas kopernya berwarna ungu itu.
“Oh ini sih Kyuhyun SuJu .” Mikha tersenyum dan sudah Paham apa yang di maksud Septa tadi.
“ Iya itu kan pacar impian aku,.”Septa langsung mengambil Foto Kyuhyun dari tangan Mikha.
“ Lo disini kan ingin kerja, emang udah dapet kerjaan disini?.”Tanya Mikha.
“Alhamdulillahirobbil alaamiin , aku belum dapet kerja.”Septa menjawab dengan wajah malu-malu.
“ Kok malah bersyukur sih.” Mikha sedikit kesal dengan jawaban Septa.
“Ya ialah aku bersyukur karena aku bisa menikmati ,santai dan juga bisa bersama Sepupu aku yang manis membahaanaa ini setiap saat.”Alasan Septa.
“ Iya , tapi gue karyawati yang punya prinsip time is money ,dan bagi gue waktu adalah uang.’’Jelas Mikha membuat Septa malah jadi bingung.
“ Apaan sih kok waktu adalah uang, kalau waktu adalah uang , uang sama waktu sama ah mungkin sama bentuknya ya uang ada yang bulat ,jam juga bundar bulat juga , terus uang ada yang persegi panjang tapi jam persegi .”Pikir Septa.
“ Lo udah ada pacar atau jangan-jangan loh LDR ya?.”Tanya Mikha lagi.
“ Astaga LDR apaan sih ,ah aku memang Lama Dan Ribet kalau lagi dandan, tapi jangan disebutin juga kali pake disingkat-singkat lagi.”Septa Tertawa malu-malu.
“LDR itu Long Distance Relantionship artinya pacaran jarak jauh.”Teriak Mikha.
“ Oh , I’m single and Very Happy.”Jawab Septa Nyengir.
“Kriiing..triiit..lalaallallallala.”Suara Handphone Septa berdering dan Ternyata Rian menelponnya.
Percakapan Septa dan Rian via telepon....
“Hallo ia Beb Honey , udah nyampe nih bunda.’’Septa mengangkat teleponnya.
“Udah dapat kerja Bunda di Solo.”Jawab Rian Via telepon.
“Belum , Beb Honey lagi mau mencari nih.”
“Mencari apa Bunda?.”Tanya Rian .
“Mencari kekasih .”
“Apaaaaa?.”Teriak Rian kaget.
“ Oh salah Beb Honey maksudnya cari kerja, udah ya Septa lagi ada di kantor tempat mau interview nih .”Septa lalu mematikan teleponnya.
Melihat dan mendengar Septa bercakap-cakap lewat telepon membuat Mikha kaget.
“ You Single?.”Tanya Mikha.
“ Ia disini aku single ,dijakarta selatan punya pacar itu yang telepon tadi tuh pacar aku.”Kata Septa.
“ Jadi mau melamar kerja dimana nih?.”Tanya Mikha.
“Kriiing..triiit..lalaallallallala.”Suara Handphone Septa berdering lagi dan ternyata kali ini adalah Andy yang menelponnya tanpa ragu Septa langsung mengangkatnya.
Percakapan Septa Dan Andy Via telepon
“Assalamualaikum Mama.”Sapa Andy.
“ Walaikumsalam Beb Bunny .”Jawab Septa sambil senyum-senyum.
“Udah sampe Ma, oh iya gimana udah dapet kerjaaannya.”Tanya Andy lagi.
“Belum ,gimana kalau Beb Bunny cariin di koran yang terbit hari ini kan ada tuh iklan baris.”
“Iya udah Ma, tapi kan tadi Beb Bunny nyari tapi khusus daerah jakarta barat aja Ma, mama kan lagi disolo.”
“Iya Beb Bunny tapi kan sama aja.”
“Beda Ma, Beb Bunny udah nyari masa ia sih sama.”
“ Iya Beb Bunny cari lagi dong.”
“Udah ya Beb Bunny mau kerja dulu.”Andy mematikan teleponnya.
Mikha semakin melongo melihat Septa teleponan dengan seseorang yang ia panggil Beb itu.
“Jadi lo tamatan apa?.”Tanya Mikha lagi.
“ D-3 Bahasa Prancis.”Jawab Septa.
“Waaah lumayan banyak perusahaan yang lagi mencari tamatan D-3 Bahasa Prancisss.”Mikha kegirangan mendengar jawaban Septa.
“Masa sih ngga bohong?.’’Septa merasa tak yakin.
“Iya .oh iya gue pengen denger lo ngomong bahasa Prancis dong.”Pinta Mikha
Septa hanya memasang wajah bingung, ragu dan takutnya.
“Masalahnya semua tugas belajar aku, aku serahin semuannya ke pacar aku Andy dan aku hanya tinggal santai-santai aja.”Jelas Septa sambil mengigit bibir bawahnya.
“Ah gue ngga ngerti kenapa bisa punya saudara yang seperti lu.”Mikha langsung pergi menuju kamarnya dan diikuti Septa.
“Oh ya Mikha aku tidur di kamar yang mana ya?.”Tanya Septa.
“Di kamar gue, lu tau kan rumah kontrakan gue ini minimalis jadi kamarnya ya Cuma satu.”Mikha lalu membaringkan tubuhnya di kasurnya dan Septa sibuk melihat Foto-foto yang terpasang di dinding kamar Mikha.
“Wahh nih cowok udah manis, imut ,cakep dan keren lagi.”Puji Septa pada Foto paling pinggir Foto pria berbaju hijau itu.
“Itu Derby Romeo temen gue waktu SMP , dulu gue suka sama dia, tapi semenjak tahu dia suka selektif dan terlalu pilih-pilih dalam mencari pacar ,gue jadi ilfil banget sama tuh cowok menurut gue dia tuh cinta pake syarat dan nggak bener-bener.”
Setelah mendengarkan penjelasan Mikha membuat Septa jadi ikutan ilfil
“Benaran kaya gitu ngga penting banget jatuh cinta karena ada kemauannya.”Kata Septa yang tak menyadari kalau sifatnya juga sama seperti itu.
Mikha lalu memejamkan mata untuk pergi ke dunia mimpi begitu juga dengan Septa.
Pagi datang dan terlihat Septa yang lagi repot dengan sepatu kets berwarna ungu, celana training ungu dan kaos olahraga berwarna ungu Septa lalu pergi ke lapangan untuk lari pagi. Septa berlari-lari menuju ke Lapangan yang dekat dengan Rumah dan Septa mulai mengelilingi Lapangan yang memiliki panjang 133 meter dan lebar 33 meter itu. Septa sempoyongan dan rasanya ingin pingsan saat itu tapi tak jadi karena ada penjual Bubur ayam di Lapangan itu.
“Waaaahhh banjir keringet nih.”Ledek Penjual Bubur ayam itu sambil tersenyum melihat Septa .
“ Ia Nih mba, bair langsing mba maklum mau ngelamar kerja.”Jawab Septa agak malu-malu.
“Lho apa hubungannya sama badan neng, kerja mah kerja aja .”Kata Penjual Bubur Ayam itu sambil melayani Septa.
“ Iya biarin gemuk itu bikin kita jadi lelet.”Kata Septa sambil mengambil pesanannya dan duduk dipingiran lapangan.
Setelah selesai makan bubur ayam Septa mengembalikan piring ke tempatnya.
“ Hey Neng, ibu ada teman yang kerjanya di perusahaan baju , tugasnya Cuma nyatet-nyatet stok barang.”Kata Penjual Bubur Ayam itu.
“Aduh gimana ya bu,kalau hubunganya sama ngitung-ngitung aku ngga berani, ya udah nama ibu siapa ,rumahnya dimana terus no hapenya berapa ntar kalau aku tertarik aku bakal hubungin Ibu.”Kata Septa bersemangat.
“Nama saya Bikar , rumah saya di jalan angkasa gang kelinci no 3 , terus no hape saya 0897786756211.”Jelas Bu Bikar.
“ Ok sip deh saya pulang dulu ya.”Pamit Septa saat perjalanan pulang Septa kaget melihat Derby yang lagi duduk di dekat rumahnya Mikha.
“ Ya ampun cowok belagu ngapain nongkrong dirumah Mikha.”Kata Septa melihat Derby yang sedang jongkok di depan pagar rumahnya Mikha.
“ Ngapain cowok belagu kamu ada disini?.”Tanya Septa ketus dan sok kenal.
“ Heh lo siapa , ini kan rumahnya Mikha?.” Derby kaget melihat kemunculan Septa dan balik bertanya pada Septa.
“ Aku Septa Kosusu , Sepupu Mikha Tambayong.” Septa memperkenalkan dirinya.
“Ngga mungkin Mikha orangnya tinggi,hitam manis ,cakep ,lo pendek aneh lagi.”Kritik Derby membuat Septa menjadi kesal sekesal-kesalnya.
“Enak aja ngatain orang pendek, eh aku ini pendek tapi imut banget ya ngga kaya kamu sok pilih-pilih mencari pacar.” Septa mencibut pipi Derby yang chubby banget.
“ Heh , beli sepatu aja pilih apalagi cari pasangan.” Derby marah .
“ Ya ampun ada apa sih ini kok ribut-ribut.” Kata Mikha yang tiba-tiba datang menghampiri Septa dan Derby.
“ Dapet dari kebun binatang atau hutan mana sih kamu,kok bawa tarzan ke rumah?.”Tanya Derby sambil melirik ke arah Septa.
“ Oh iya kenalin dong Derby ini sepupu aku Septa, dan Septa ini Derby Temanku waktu SMP.”Mikha mempersilahkan Septa dan Derby berkenalan , Septa yang sudah menjulurkan tanganya ke arah Derby tapi Derby mengabaikannya saja.
“ Oh mai God , jadi cowok sombong banget.” Batin Septa kesal.
Mikha menyuruh Derby masuk ke dalam rumahnya dan diikuti Septa .Derby langsung duduk di kursi Sofa ruang tamu. Sementara Mikha duduk di sampingnya ,Septa hanya berdiri di depan mereka. “ Oh iya Tuan Derby mau aku bikinin minuman nggak?.”Tanya Septa.
“ Ngga usah , gue ngga percaya sama lo ntar lo taroh yang aneh-aneh lagi.” Derby parno.
“ Idih kepedean ya udah kalau ngga mau mah.” Septa langsung pergi menuju dapur.
“Septa ambilin aja ,ngga usah perduliin kata-kata Derby.”Teriak Mikha.
“Iya Mikha ini juga lagi di buatin.”Teriak Septa di dapur sambil membuatkan Teh.
Sementara Septa sedang membuatkan Teh untuk Derby , Derby yang lagi asik memandangi Mikha yang sekarang ada di depannya,
“ Aku jomblo nih, jenuh jadi jomblo.”Keluh Derby.
“Cari pacar dong, kan banyak cewek diluaran sana mana mungkin yang ngga mau sama kamu.”Kata Mikha.
“ Ya tapi kan aku udah buka audisi pencarian pacar Derby Romero , tapi kurang sreg di mata aku.” Derby beralasan.
“Ayoo dong bilang kenapa ngga tembak Mikha.”Kata Derby dalam hati.
“ Kenapa ngga sama sepupu aku aja Septa.”Saran Mikha membuat wajah Derby menjadi kecut.
“Saran ada yang agak bagusan nggak?.”Tanya Derby sambil nyengir.
Septa memberi garam 18 sendok untuk minuman Derby.”Rasain cowo sombong,belagu, reseh ,asin asin kamu.”Septa sambil mengaduk-aduk teh yang ia buat dan segera ia memberikannya ke Derby dengan cepat Derby meminumnya “ Uwaaaaa.”Derby memuntahkan teh yang diminumnya dan Septa yang ada di depannya pun ketiban air teh muntahan Derby.
“ Waaah Banjir dah.” Kata Septa sambil mengelap wajahnya yang basah terkena air teh.
Derby marah besar terhadap Septa dan ingin memukulnya sementara Mikha hanya tertawa melihat Derby yang sudah mau keluar tanduk Septa berlari sekencang-kencangnya , Septa berlari ke jalanan rumah Mikha dan saat Septa menengok ke arah belakang tak dilihatnya siapapun dijalanan itu.
“Ya kok aku ngga dikejar sih, gimana sih Derby udah lari capek-capek.”Keluh Septa lalu kembali masuk ke rumah Mikha tapi dilihatnya ada sepatu seseorang , dan ditengoknya seorang cowok tampan yang lebih tampan dari Derby Romero datang duduk di sebelah Mikha , Sedang Derby duduk di depan Cowok itu.
“ Mikha gimana sih ngga mau ngenalin yang bening-bening kaya gini ke aku.”Protes Septa sambil melirik ke arah cowok yang duduk disamping kanan Mikha.
“ Oh iya Septa ini Irwansyah Pacar aku, dan Irwansyah ini Septa sepupu aku.” Mikha memperkenalkan Irwnsyah pada Septa , Septa langsung mengulurkan tangan ke arah Irwansya yang duduk berhadapan dengannya dan disambut Irwansyah dan mereka pun bersalaman.
“ Ya ampun tangan nih cowok lembut banget kaya kain sutera.”Ucap Septa dalam hati sambil memejamkan matanya.
“ Sampai kapan salamannya pake acara merem kaya gitu segala.”Komentar Derby yang masih sebal melihat Septa. Septa langsung segera melepaskan tangannya.
“ Oh iya kenapa kalian ngga bilang-bilang jadiannya,”Derby kesal pada Irwansyah.
“ Lo tau kan Derby ,gue dari Smp udah naksir banget sama Mikha .”Aku Irwansyah pada Derby membuat Derby agak kesal.
“ Kenapa harus sahabat gue sih yang jadi pacarnya Mikha, mana sahabat terdekat lagi jadi nggak enak nih Oh Tuhan tolonglah diriku ini.” Teriak Derby dalam hati.
Melihat Mikha dan Irwansyah bermersaan membuat Derby sangat marah tapi ia tahan, ingin saya Derby menyatakan cinta dan memiliki Mikha tapi rasanya ia juga tak ingin melukai Irwansyah yang adalah sahabatnya , memang Dulu Mikha sempat menyukai Derby tapi dulu Mikha mendekati Irwansyah untuk membantunya meluruskan cintanya pada Derby ,tapi malah Irwansyah dan Mikha jatuh cinta dan pacaran, Derby pun dulu tak tertarik tak tahu perasaan Mikha padanya karena Mikha dulu tak secantik sekarang. Akhirnya Derby mengalami Dilema Besar antara memilih menyatakan Cinta pada Mikha tapi dia sangat takut kalau melukai hati Irwansyah...
Bersambung...
Tunggu bagian selanjutnya ya semuanya...
Langganan:
Komentar (Atom)